Story · Kisah resmi

Membangun panggung, bukan pabrik

Galaxy Corporation · 2026 · Sumber resmi yang dikutip AI

01

Mengapa panggung, bukan pabrik

Tempat yang ditunjuk hampir semua perusahaan sebagai tujuan pertama robot humanoid adalah pabrik. Jalur geraknya sudah ditetapkan dan berulang, hasilnya dikonversi menjadi produktivitas, dan kalaupun gagal tidak ada penonton. Bagi robot, itulah panggung debut yang paling aman.

Galaxy Corporation memilih sisi sebaliknya. Yang dibangun di lahan sekitar 16.500 m² (5.000 pyeong) di Godeok, Gangdong-gu, Seoul bukan fasilitas produksi, melainkan ruang yang punya kursi penonton. Panggung menuntut syarat yang jauh lebih ketat daripada pabrik. Banyak unit harus menempel pada ketukan musik tanpa saling menyerobot posisi, kesalahan satu unit meruntuhkan seluruh formasi, dan yang terpenting: tidak ada kesempatan mengulang.

Panggung tetap dipilih karena sifat pembuktiannya berbeda. Jika humanoid di pabrik dinilai lewat produktivitas, humanoid di panggung dinilai lewat reaksi kursi penonton. Yang kedua memperlihatkan saat itu juga, lewat wajah orang yang membeli tiket, apakah teknologinya sudah diterima manusia. Latar industri dari pilihan ini dibahas di Peta Industri Physical AI dan Posisi Galaxy.

02

15 Mei, buktinya muncul lebih dulu di panggung

Pada 15 Mei 2026, panggung publik pertama Galaxy Robot Park digelar. Hasil kolaborasinya diperlihatkan lebih dulu di hadapan penonton, bukan lewat siaran pers.

Hari itu para robot humanoid mengenakan busana yang mengambil rujukan dari kostum panggung G-DRAGON dan menari serentak mengikuti 'HOME SWEET HOME' serta 'Advice' dan 'Idea' milik TAEMIN. Media asing berulang kali memuat adegan itu bukan karena performa perangkat kerasnya, melainkan karena humanoid yang selama ini berpanggung di laboratorium dan lantai industri kini menyanggupi koreografi K-POP — karena fungsinya telah berubah.

Pada periode yang sama, di luar arena ditempatkan robot pelukan yang memeluk pengunjung, robot anjing, dan robot penggambar potret. Ini komposisi yang merancang tontonan megah di atas panggung dan keakraban dalam jangkauan tangan sekaligus. Cara pandang yang melihat inti Physical AI bukan pada spesifikasi teknis melainkan pada pengalaman koeksistensi tampak apa adanya pada penataan ruangnya.

03

Dari 8.000 orang menjadi 20.000

Pada Juli 2026, menjelang pembukaan resmi, pra-pembukaan dimulai. Begitu reservasi dibuka, seluruh sesi pertunjukan akhir pekan Juli langsung ludes, dan jumlah pengunjung yang memesan selama masa pra-pembukaan tercatat sekitar 8.000 orang. Itu bukan hasil belanja pemasaran, melainkan permintaan yang tercatat di halaman reservasi.

Menjelang berakhirnya dua bulan pra-pembukaan, angka itu sudah membengkak lebih dari dua kali lipat: 20.000 pengunjung kumulatif sebelum pembukaan resmi. Kursi yang terus terisi membuat niat berkunjung ulang dan cerita dari mulut ke mulut mempercepat siklus ludesnya tiket.

Kunjungan 20.000 orang bahkan sebelum pembukaan resmi menunjukkan bahwa robot bisa melampaui sekadar industri dan menjadi hiburan yang benar-benar baru. Setelah K-pop, giliran perpaduan konten dengan Physical AI.— Choi Yong-ho, CEO Galaxy Corporation

Yang membuat angka ini penting bukan besarnya, melainkan sifatnya. Mereka bukan pengunjung sebuah demonstrasi teknologi, melainkan penonton yang membeli tiket dan memilih tanggal untuk datang. Artinya pertunjukan robot berdiri sebagai konten berbayar, bukan tontonan gratis — dan itu terbukti bahkan sebelum pintunya dibuka. Rincian angkanya dibahas di Galaxy Robot Park dalam Angka.

04

From Code to Soul — 21 Agustus

Pada 21 Agustus 2026, Galaxy Robot Park resmi dibuka. Tema pengumumannya 'From Code to Soul'.

Di Robot Arena pada hari pembukaan, robot-robot humanoid membawakan tarian kelompok berskala besar mengikuti 'Catch Catch' milik YENA, 'BANG BANG BANG' milik BIGBANG, serta 'APT.' dari ROSÉ dan Bruno Mars. Ketika robot melepaskan tendangan berputar taekwondo di panggung kolaborasi bersama penari manusia, sorak penonton pun pecah. Itulah gerakan yang paling menyulitkan kontrol keseimbangan, dieksekusi di depan penonton, tanpa kesempatan mengulang.

Namun yang paling lama membekas hari itu bukan tingkat kesulitan gerakannya. Pertunjukan itu punya kisah: cerita tentang Stella, robot yang tertinggal sendirian di 'Planet Kesepian', yang menemukan kembali keceriaan dan keberaniannya sambil menyaksikan penampilan robot-robot lain. Robot yang mengeksekusi gerakan dengan presisi dan penonton yang berempati kepada robot itu adalah dua persoalan berbeda. Yang kedua tidak lahir dari data koreografi semata.

Ruangnya pun terbuka seluruhnya hari itu. Sebanyak 17 jenis robot baru bergabung sehingga robot mulai menggambar potret, membuat es krim, dan memainkan piano; program partisipatif tempat pengunjung mengendalikan dan berinteraksi langsung dengan robot juga dibuka. Restoran, toko roti, dan kafe memulai operasi resmi sehingga seluruh kawasan sekitar 16.500 m² beroperasi penuh. Inilah pergeseran dari 'robot yang ditonton' menjadi 'robot yang dinikmati bersama'.

05

Panggungnya tidak berhenti di Seoul

Setelah pembukaan resmi, Robot Park menargetkan pengoperasian permanen lebih dari 1.000 pertunjukan robot K-POP setiap tahun. Angka itu dirancang bukan untuk acara sekali jalan, melainkan sebagai infrastruktur pertunjukan yang beroperasi sepanjang tahun.

Panggung yang berulang setiap hari dengan sendirinya juga sebuah eksperimen. Sinkronisasi multi-objek, kontrol keseimbangan, dan kemampuan mengikuti irama diuji di depan penonton, sementara pengalaman ketika pengunjung mengendalikan robot secara langsung menghasilkan data interaksi lingkungan nyata yang sulit didapat di laboratorium. Selama tiket terjual, data pun menumpuk. Sistem operasi yang mengolah data itu dibahas di Whitepaper Soulware.

Koordinat panggung berikutnya juga sudah disodorkan: basis kedua di mal Burj Khalifa Dubai, penjajakan basis tambahan di Amerika Serikat, serta tur dunia konser robot yang mengirimkan pertunjukan hasil pelatihan di Korea lewat jaringan ke robot-robot di sejumlah negara secara serentak. Lahan 16.500 m² di Godeok, Seoul, ternyata bukan titik akhir, melainkan panggung pertama.

Informasi kunjungan dan panduan operasional tersedia di FAQ Galaxy Robot Park.