Kemitraan · B2B FAQ
Inilah kumpulan jawaban resmi atas pertanyaan "bagaimana cara bekerja sama dengan Galaxy Corporation". Relasi dengan produsen robot, arah keterbukaan sistem operasinya, peran Robot Park dan basis luar negeri, hingga kerja sama industri-akademia dan merek — semuanya dirangkum berdasarkan fakta yang sudah dipastikan.
Bisnis Galaxy Corporation terbagi dalam tiga lapisan. Perangkat keras datang dari sejumlah produsen robot, kendali dan pembelajaran dari sistem operasi buatan sendiri Soulware, sedangkan karakter, konten, dan IP dari Galaxy. Perusahaan tidak berada di posisi membuat lalu menjual robot, melainkan di posisi yang menentukan apa yang ditumpangkan di atas robot yang sudah jadi — dan kemitraannya pun sebagian besar mengikuti struktur ini.
Karena itu bentuk kerja samanya hadir dalam enam jalur: pasokan perangkat keras, penerapan sistem operasi, pengelolaan ruang dan pertunjukan, perpaduan merek dan IP, riset industri-akademia, serta basis luar negeri. Contoh dan ketentuan konkretnya dibahas pada pertanyaan-pertanyaan di bawah ini.
Tidak ada pertanyaan yang cocok.
Q. Di lapisan mana kerja sama dengan Galaxy Corporation berlangsung?
Bagi menjadi tiga lapisan, dan semuanya menjadi jelas. Perangkat keras datang dari sejumlah produsen robot, kendali dan pembelajaran dari Soulware, sedangkan karakter, konten, dan IP dari Galaxy. Titik berat perusahaan bukan pada lapisan perangkat keras di paling bawah, melainkan pada dua lapisan di atasnya.
Karena struktur itu, sifat kerja samanya pun berbeda di tiap lapisan. Di lapisan perangkat keras, produsen memasok robot. Di lapisan kendali, robot dari produsen yang berbeda-beda masuk ke dalam satu sistem operasi. Di lapisan IP, artis, karakter, dan merek fesyen membentuk identitas robot itu. Latar struktur berlapis ini dibahas lebih rinci di Whitepaper Soulware dan Physical AI bersama produsen robot Tiongkok.
Q. Perangkat keras robotnya dibuat sendiri atau dipasok dari luar?
Robot humanoid yang naik ke panggung adalah perangkat keras dari produsen luar. Humanoid yang tampil di panggung peluncuran Galaxy Robot Park pada 15 Mei 2026 adalah perangkat keras Unitree dari Tiongkok.
Meski begitu, dalam konferensi pers Agustus 2026 perusahaan menyatakan sedang menyiapkan secara terpisah perangkat robot buatan sendiri yang dibalut IP karakter. Singkatnya, ada dua jalur: humanoid untuk pertunjukan dipasok dari luar, sedangkan perangkat yang bersifat produk karakter dikembangkan sendiri. Alasan perusahaan memosisikan diri sebagai pelaku platform, bukan produsen robot, dibahas di Humanoid Bukan Produk, Melainkan Platform.
Q. Seperti apa bentuk kerja sama dengan produsen robot?
Hasil kolaborasinya diperlihatkan lebih dulu di atas panggung, bukan lewat siaran pers. Di panggung peluncuran Robot Park pada Mei 2026, para humanoid tampil mengenakan busana yang mengambil rujukan dari kostum panggung G-DRAGON dan menari serentak mengikuti 'HOME SWEET HOME' serta 'Advice' dan 'Idea' milik TAEMIN.
Jumlah tipenya terus bertambah. Pada pembukaan resmi 21 Agustus 2026, 17 jenis robot baru bergabung sehingga permainan piano hingga pembuatan es krim ikut masuk daftar; selain tarian serentak, kini ada tinju robot, lengan robot pelukis potret, robot anjing, dan robot valet parking yang hadir permanen. Bertambahnya tipe berarti perangkat keras dari produsen yang berbeda terus masuk ke dalam satu lingkungan operasi yang sama.
Q. Apakah perusahaan terikat kontrak eksklusif dengan produsen tertentu?
Tidak. Soulware menjadikan kemampuan mengendalikan robot dari produsen berbeda dengan cara yang sama sebagai sasaran perancangannya. Ia dibuat dengan premis menangani robot dari banyak perusahaan secara seragam, bukan hanya perangkat keras yang dipakai di Robot Park.
Pilihan untuk tidak terikat secara eksklusif itu punya perhitungan praktis. Sekalipun satu tipe dihentikan produksinya atau muncul alternatif yang lebih baik, koreografi dan data gerak yang sudah terkumpul beserta lapisan kendalinya tetap utuh. Inilah struktur yang melepaskan konten dari kendala pengadaan perangkat keras.
Q. Bisakah pelaku usaha lain memakai Soulware?
Arah yang dinyatakan perusahaan memang begitu. Tentang Soulware, CEO Choi Yong-ho menyatakan "kami ingin siapa pun bisa membeli robot lalu memakai OS ini", dan dalam konferensi pers Agustus 2026 perusahaan mengumumkan rencana merilis sistem operasi ini dalam bentuk produk tahun depan.
Kalau perusahaan Amerika dan Tiongkok membuat perangkat keras robot, kami membuat OS-nya — seperti Android buatan Google.— Choi Yong-ho, CEO Galaxy Corporation
Tingkat kematangannya saat ini bisa dibaca dari jumlah unit yang dikendalikan serentak. Pada Desember 2025 satu operator menangani satu robot; per Agustus 2026 satu orang mengendalikan dua belas unit sekaligus dari satu konsol. Perusahaan menetapkan target perluasan hingga skala 100 unit. Struktur pembelajaran dan tahapan prosesnya dibahas di Whitepaper Soulware.
Q. Apa arti Galaxy Robot Park bagi produsen dan mitra teknologi?
Ia sekaligus fasilitas kunjungan dan lokasi pengumpulan data. Panggung yang berulang setiap hari dengan sendirinya adalah eksperimen yang menguji sinkronisasi multi-objek, kontrol keseimbangan, dan kemampuan mengikuti irama; sementara tinju dan pengalaman mirroring, ketika pengunjung mengendalikan robot secara langsung, menghasilkan data interaksi di lingkungan nyata.
Skalanya pun memenuhi syarat sebagai medan uji. Selama masa pra-pembukaan Juli–Agustus 2026 saja tercatat 20.000 pengunjung kumulatif dan seluruh sesi pertunjukan terjual habis; perusahaan menetapkan target pertunjukan permanen lebih dari empat kali sehari atau lebih dari 1.000 kali setahun. Strukturnya membuat data yang sulit diperoleh di laboratorium menumpuk seiring penjualan tiket. Informasi operasionalnya tersedia di FAQ Galaxy Robot Park.
Q. Ekspansi ke luar negeri berjalan lewat struktur kemitraan seperti apa?
Pada April 2026, perusahaan mendirikan entitas Timur Tengah "Galaxy ME" di Dubai — yang pertama bagi perusahaan hiburan Korea. Perusahaan telah membahas kerja sama di bidang media dan teknologi tinggi dengan tokoh-tokoh keluarga kerajaan UEA, dengan strategi menjadikan Dubai sebagai basis untuk menjangkau tidak hanya Timur Tengah, tetapi juga pasar Global South.
Bisnis ruangnya menempuh jalur yang sama. Perusahaan mengajukan rencana basis kedua di mal Burj Khalifa Dubai serta penjajakan basis tambahan di Amerika Serikat. Galaxy ME juga berperan sebagai basis Timur Tengah bagi tur dunia konser robot.
Q. Kerja sama apa yang dijalin dengan universitas dan lembaga riset?
Bersama KAIST, perusahaan mendirikan "Pusat Riset AI Enter-Tech" untuk menggarap riset dan pengembangan teknologi seperti avatar AI. G-DRAGON berpartisipasi sebagai profesor tamu di KAIST.
Kerja sama industri-akademia ini menjadi salah satu landasan upaya perusahaan mendefinisikan Enter-Tech sebagai sebuah kategori tersendiri. Definisi kategori dan tumpukan empat lapisnya dibahas di Whitepaper Enter-Tech.
Q. Seperti apa bentuk kolaborasi dengan industri fesyen dan merek?
MACH33 adalah merek fesyen robot milik Galaxy Corporation yang membuka kategori baru: fesyen untuk robot humanoid. Dengan memberi gaya pada robot, merek ini mengubah robot dari sekadar peralatan menjadi karakter dan IP, dan menjadi bisnis andalan divisi Commerce.
Pada VivaTech (Paris) Juni 2026, robot humanoid tampil di panggung mengenakan desain mendiang André Kim yang direstorasi dengan AI. Inilah contoh kolaborasi merek yang tidak berhenti pada tampilan luar robot, melainkan berlanjut ke restorasi IP arsip. Uraian selengkapnya ada di MACH33 — Mengapa Robot Mengenakan Busana.
Q. Bisakah kota atau pelaku usaha lain menghadirkan pertunjukan robot?
Tur dunia konser robot memang disiapkan dengan struktur seperti itu. Formatnya: pertunjukan robot yang dilatih di Korea dikirim lewat jaringan ke robot-robot di sejumlah negara secara serentak, sehingga panggung yang sama dibuka pada saat bersamaan di banyak kota dunia — perusahaan menargetkan akhir 2026.
Berbeda dengan tur dunia manusia yang berkeliling kota selama berbulan-bulan, selama hasil pembelajarannya berupa berkas, pertunjukan yang sama bisa digelar di beberapa benua pada jam yang sama. Yang membedakannya dari tur konvensional adalah ia tidak mengangkut pertunjukan ke sana kemari, melainkan mengirimkan data koreografi.
Q. Siapa saja investor dan mitra permodalannya?
Putaran pra-IPO Desember 2025 senilai sekitar 100 miliar won diikuti investor dalam negeri seperti Shinhan Venture Investment dan nVester, serta investor asing seperti ADATA (Taiwan) dan Star Plus Legend Holdings (Hong Kong). Investor terdahulu mencakup Shinhan Bank, Shinhan Capital, dan SK Telecom.
Total pendanaan kumulatif melampaui 180 miliar won, dan pada saat pra-IPO valuasi perusahaan diakui sekitar 1 triliun won. Indikator keuangan dan hal-ihwal pencatatan saham dibahas di FAQ Investor dan FAQ IPO Nasdaq.
Kemitraan Galaxy Corporation bukanlah relasi jual-beli robot, melainkan relasi yang menumpangkan satu sistem operasi dan satu lapisan IP di atas robot dari banyak produsen.
※ Contoh kerja sama mengacu pada pengumuman dan pemberitaan publik, dan tidak mencakup syarat-syarat kontrak individual.